- Antivirus
- Blogging
- Browsing
- Buku
- Chatting
- Film
- Gosip
- Gratisan
- Hiburan
- iPhone
- Make Money
- Meracau
- Paypal
- Review
- Sepak Bola
- Video
- Wallpaper
The Twilight Saga



Pada suatu malam di bulan Juni 2003, seorang ibu rumah tangga biasa bernama Stephenie Meyer bermimpi. Di mimpinya seorang gadis bercakap-cakap dengan seorang pemuda berkilauan di padang rumput penuh sinar matahari. Pemuda itu bukan manusia biasa. Ia seorang vampir. Mereka saling jatuh cinta dan si pemuda memberitahu gadis itu, betapa sulit baginya untuk tidak membunuh si gadis.
Stephenie belum pernah menulis sebelumnya, namun mimpinya itu sangat kuat hingga ia memutuskan untuk menuliskannya. Dan tulisannya itu kelak dikenal sebagai TWILIGHT, yang disusul dengan NEW MOON, ECLIPSE, dan BREAKING DAWN. Tiga judul pertama sampai kini telah terjual lebih dari 5,3 juta copy di Amerika saja. (Gramedia Pustaka Utama).
Saya berkenalan dengan Twilight saat Uni Silvy mengirimkan buku tersebut beberapa waktu yang lalu. Awalnya saya agak ogah-ogahan karena saya memang kurang tertarik pada novel-novel romantis (setidaknya begitulah anggapan saya tentang Twilight sebelum membacanya). Namun dengan cepat alur ceritanya membuat saya tertarik dan akhirnya kecanduan.
Twilight –Buku Pertama, 520 halaman– bercerita tentang seorang gadis bernama Isabella Swan (Bella) yang pindah ke sebuah kota kecil bernama Forks. Forks adalah sebuah kota muram dengan curah hujan tertinggi di dunia. Di kota itulah dia berkenalan dan menjalin hubungan dengan Edward Cullen, salah seorang keluarga Cullen yang telah lama menyimpan rahasia tentang jati diri mereka. Edward dan keluarga Cullen lainnya adalah sekawanan vampir yang membentuk keluarga. Bahaya mulai mengincar saat muncul vampir lain yang mengincar Bella dan membuat keluarga Cullen harus merapatkan barisan untuk melindungi Bella dari incaran vampir pemburu bernama James.
Di buku ke dua –New Moon, 600 halaman– Jacob Black mulai hadir sebagai salah satu tokoh utama dan menjadi penolong sekaligus orang ke tiga yang perlahan mulai membelah cinta Bella. Saat membaca buku ini saya sering mendengus kesal dengan sikap Bella yang terlalu egois, namun di situlah salah satu daya tarik buku ini. Di sisi lain, keinginan Bella untuk berubah menjadi vampir semakin menguat. Selain Jacob Black, di buku ini juga muncul sekawanan Werewolf yang secara historis merupakan musuh bebuyutan kaum vampir.
Di buku ke tiga –Eclipse, 688 halaman– keegoisan Bella semakin menjadi-jadi. Jacob akhirnya berhasil menyadarkan Bella bahwa selain mencintai Edward, Bella juga mencintainya. Kenyataan ini membuat 3 hati tersakiti. Selain harus berbagi tempat dengan Jacob di hati Bella, Edward juga harus berbagi tugas dengan para Werewolf. Edward dan keluarga Cullen lainnya akhirnya memutuskan untuk bekerja sama dengan para werewolf untuk melawan sekelompok vampir lain yang berbuat onar dan sedang menyusun rencana jahat.
Ketiga buku tersebut menggunakan tokoh Bella sebagai “aku”. Seorang gadis canggung yang agak pendiam namun sepertinya memiliki kekuatan tersembunyi karena beberapa vampir yang memiliki kekuatan khusus seperti Edward, Aro, dan Jane tidak mampu menggunakan kekuatan mereka kepada Bella. Bella juga memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi Edward untuk memangsanya. Hal ini membuat Edward harus selalu berusaha keras mengendalikan diri setiap berada di dekat Bella.
Saya penasaran dengan kisah yang akan bergulir di buku ke-empat –Breaking Dawn. Uni Silvy sempat memberikan bocoran yang didapat dari keterangan di Wikipedia. Bocoran yang sepertinya akan menjawab akhir dari kisah cinta segitiga Bella, Edward, dan Jacob. Saya juga penasaran apakah Bella akan benar-benar menjadi vampir, lalu kekuatan apa yang tersembunyi dibalik ketidakberdayaan Bella? Apakah “pergesekan” antara keluaga Cullen dengan salah satu keluarga vampir “bangsawan” di Italia akan semakin memuncak di buku ke empat ini? Sayangnya sampai catatan ini saya publikasikan, Breaking Dawn masih belum dirilis dalam Bahasa Indonesia. Semoga akan dirilis dalam waktu dekat ini.
Gambar diambil dari www.gramedia.com
pssst.. Anda penggemar Twilight? Download koleksi official videonya di sini ![]()
Catatan Terkait
download novel eclipse bahasa indonesia, gambar twilight, akhir cerita twilight, download cerita twilight, alur cerita twilight, tebal buku twilight, akhir cerita twilight saga, cerita twilight 3, cerita twilight saga eclipse, alur cerita eclipse, alur twilight, cerita twilight saga, gambar twilight saga, tebal novel new moon, twilight breaking down review



17 Komentar
Silvy
January 2nd, 2009 at 12:44 pm
Masih cemburu gara2 Edward? :blink: huehehe.. Tapi beneran,Cha..Edward lebih cakep di Twilight daripada di Harry Potter and The Goblet of Fire
Yang-tidak-ingin-diketahui.
January 3rd, 2009 at 9:47 pm
Ya emang lebih cakep di twilight dari pada di harry potter , tapi ngga nyangka di film twilight edward(robert pattinson)umurnya 107 taun
Busana Muslim
January 6th, 2009 at 9:35 am
betul banget lebih cakep di twilight dari pada di harry potter
Twilight Wallpapers
January 6th, 2009 at 9:42 am
[...] film Twilight? Dalam catatan sebelumnya saya mereview 3 buah buku yang merupakan rangkaian dari The Twilight Saga. Walaupun belum sempat menonton filmnya di bioskop karena di Cirebon saat ini belum tayang, saya [...]
Nugroho Adi Pratama
January 6th, 2009 at 2:34 pm
waktu film twilight rilis aku masih belum melihat kekuatan cerita ini selain keunikan bahwa ada yang namanya cerita romantis dalam per vampiran; tapi mbaca posting mbak, aku jadi pengen nonton filmnya.
Ngintip Buku Breaking Dawn
January 10th, 2009 at 5:02 am
[...] saya baru saja mendapat kabar dari Uni Silvy mengenai buku Breaking Dawn –buku ke empat dari Seri Twilight. Salah satu toko buku online –www.kutukutubuku.com (kebetulan saya pernah memesan beberapa [...]
sndy yanua
January 19th, 2009 at 3:13 pm
yuuuhuuuuu….
ini yg namanya novel canggih!!!
kece’ bgt deh!!!
bangga bgt ada penulis yg bisa buat novel canggih gini
Vica
January 22nd, 2009 at 3:55 pm
duch ko belle mu pcarAn ma vamPir y9 umr`a 107 taUn ya ..???..
ariana
February 7th, 2009 at 3:33 pm
aq sich seneng banget sama bukunya.specielnya buku yang ke-4. klimaksnya dapat banget. tapi filmnya agak mengecewakan. banyak banget yang di edit.tokoh2nya juga banyak yang kurang pas, terutama jasper. tapi dua tokoh utama pas banget.
amanda tarra
February 12th, 2009 at 11:26 am
eh bener gg sich bkalan ada midnight sun ??
Ve3
April 30th, 2009 at 8:08 am
benci ma Jacob…
bingung ma balla…
aneh ma edward….
suka ma erick!!!^_
*
levinda
April 30th, 2009 at 12:41 pm
ih………sumpah edward ckep bgd di twilight !
yg buat novel kren bgd pkirannya .
ttg ksah cinta vampire gtu .
mana vampirenya keren bgd …
arie
May 24th, 2009 at 11:46 am
bener2 TOP BGT. edward cakep bgt bahkan karakternya kuat smpi bs mengeser harrypotter mania. tp, syg bella g tegas dlm memilih slh 1, edward ato jacob ?tp aq ttp mlh edward dong

Sony Ericsson Themes for Twilight | Simple Think
August 21st, 2009 at 2:53 pm
[...] Twilight is so popular right now. Both of book and movie. Based on that reason, I’ve decided to make some SE themes using twilight picture. I’m using the popular of it such as movie cover. And for the colours, it’s take a combination of red, black and white. [...]
Film The Twilight Saga: New Moon - Tenggelam di Jagad Maya
August 30th, 2009 at 10:04 am
[...] cerita The Twilight Saga karangan Stephenie Meyer tentu sudah mendengar kabar tentang akan dirilisnya film New Moon atau [...]
Wallpaper The Twilight Saga: New Moon - Tenggelam di Jagad Maya
September 8th, 2009 at 4:35 pm
[...] Meyer tersebut dirilis. Dan sekarang, berkaitan dengan akan dirilisnya film kedua dari seri The Twilight Saga yang berjudul New Moon, saya juga mempublikasikan beberapa wallpaper New Moon untuk Anda para [...]
Ulasan singkat BukuBreaking Dawn - Buku ke Empat The Twilight Saga - Tenggelam di Jagad Maya
September 18th, 2009 at 7:23 pm
[...] waktu lebih lama untuk menuntaskan membaca buku Breaking Dawn yang merupakan buku ke empat dari The Twilight Saga. Tak heran, buku ini berisi 800 halaman lebih , jauh lebih tebal dari tiga buku [...]
Berikan Komentar