Pelajaran Dari Seorang Paman

Sebut saja nama paman saya ini adalah Paman Gober. Beberapa tahun yang lalu kehidupan Sang Paman terlihat sangat mapan. Bahkan saya sempat ikut kerja pada beliau dan merasakan gaji pertama dari hasil keringat (dalam arti harfiah) saya sendiri.

Lalu belakangan ini perjalanan hidup beliau berubah drastis. Kelengahannya dalam mengatur keuangan dan sifatnya yang gelap mata dalam menikmati harta benda membuat Sang Paman terjerat hutang dan kehilangan harta bendanya secara drastis. Main petak umpet dengan para penagih hutang, kehilangan kepercayaan banyak orang, dan sempat menjadi bahan gunjingan saudara dan tetangga.

Semua itu menyudutkan beliau, namun sepertinya goncangan ini membawa efek baik di sisi lain. Sang Paman kini banyak menghabiskan waktunya di mushalla kecil di dekat rumah. Anak-anak kecil (termasuk kedua adik saya) menjadi semakin semangat untuk shalat di mushalla karena Sang Paman sering mengajak mereka memasak nasi liwet, berziarah ke makam-makam ulama, dan mendongeng tentang banyak hal. Secara alami, Sang Paman memang memiliki bakat untuk disukai anak-anak.

Sore ini, saya dikagetkan oleh kemunculan tiba-tiba Sang Paman. Ternyata beliau sedang berkeliling mengunjungi saudara dan tetangga yang bekerja dan berdomisili di Jakarta sambil membawa sebuah misi: Mengumpulkan sumbangan bagi proyek perbaikan mushalla kami di kampung.

Sang Paman yang sebelumnya dicemooh dan digunjingkan orang akibat kesalahan-kesalahannya ternyata telah memulai cerita baru. Musibah yang beliau alami memberikan hikmah tersendiri dan membuatnya menjadi lebih baik.

Pelajaran baru bagi saya. Dan saya tidak mau dihantam musibah terlebih dahulu untuk dapat menjadi manusia yang lebih baik.

{ 10 comments… read them below or add one }

AMnom March 27, 2009 at 22:36

semoga pamanmu istiqomah dan tidak terpeleset jika kelak diberi cobaan harta melimpah/kekurangan

Reply

moel March 29, 2009 at 13:31

Walaupun kita ngga mau, tapi kadang2 dibutuhkan musibah untuk mengubah seseorang. Karena dengan pengalaman buruk itulah kita dapat memperoleh pengalaman yang sangat berharga.
Btw kalo sempet maen-maen yach ke blog aku : Moel’s Blog dan Blog Kuliner.
Makasih
Salam kenal -moel-

Reply

Filter air minum isi ulang Reverse Osmosis March 30, 2009 at 23:37

Yah, hidup memang tidak bisa diduga. Semoga semua yang kita alami membawa hikmah dan pelajaran berharga, amiiin.

Reply

flower April 3, 2009 at 10:12

bagi saya hidup ini cuma seperti berselancar diatas gelombang. dan musibah adalah satu keniscayaan yg tidak bisa kita hindari seperti gelombang yang turun dan naik.

Reply

byme April 6, 2009 at 11:35

salam kenal mas
semangat
paman memang kayak bapak kita yah
byme

Reply

hersu April 7, 2009 at 20:13

ambil hikmahnya….

Reply

hon April 9, 2009 at 13:21

siipp.. kita emang harus banyak belajar dalam hidup.

Reply

Wisata Seo Sadau April 11, 2009 at 01:00

Emang terkadang kita harus mendapat pelajar terlebih dahulu untuk mengambil suatu hikmah, dibalik semua itu, kan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali?

Reply

indoshared April 17, 2009 at 16:19

salam kenal

Salam kenal juga ;;)

Reply

Yasmara.id April 23, 2009 at 05:07

roda akan selalu berputar, kadang di bawah, kadang di atas

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: