Merdeka!!

Adik bungsu saya sempat nyeletuk.. “Semakin lama 17 Agustusan semakin tidak ramai ya?”

Saya hanya tersenyum. Lalu diam-diam memikirkan celetukan polos tersebut. Ada benarnya, walaupun mungkin hanya di lingkungan kami saja. Di desa kami hingga saat ini tidak terlihat persiapan yang berarti dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI tahun ini. Tak terlihat umbul-umbul, bahkan rumah-rumah di pinggir jalan masih banyak yang belum memasang bendera.

Dulu, saat saya masih kecil, suasana 17 Agustusan sangat terasa sejak beberapa hari sebelumnya. Bendera, umbul-umbul, hingga perlombaan yang selalu ramai (termasuk kompetisi sepak bola antar kampung yang sering dihiasi keributan memalukan :-j ).

Saya masih ingat bagaimana semangatnya saya dan teman-teman pergi ke pusat kota untuk melihat pawai kemerdekaan, bahkan beberapa kali saya terlibat dalam pawai tersebut, menggunakan seragam polisi, baju petani, atau bergaya bak pejuang mengusung bendera merah putih.

Saya tidak menyangka, beberapa tahun kemudian, adik bungsu saya yang baru duduk di kelas 6 SD mengeluhkan “tidak ramainya” peringatan kemerdekaan tahun ini.
Jangan tersinggung, mungkin keluhan itu hanya dialamatkan pada lingkungan desa kami saja. :D

Merdeka!

Saya berfikir, apa jadinya jika saat ini Indonesia belum menjadi negara yang merdeka dan berdaulat? Apa jadinya jika rakyat Indonesia menjadi golongan nomor sekian di tanah airnya sendiri?

Catatan Lain

    Kata Kunci
    , tenggelam 17 agustus 2009

    7 Komentar

     

    1. 17-an yang ramai itu saat saya berusia sekolah dasar, mulai SMP, SMA, hingga kuliah semarak kemerdekaan memang terasa kurang, mungkin salah satu penyebabnya faktor usia, dimana sesuatu yang tidak menarik sesuai usia merasa tidak ramai. Mungkin seperti itulah. Adapun adik2 saya yg masih SD sekarang masih terlihat enjoy dan have fun sekali dengan acara 17-an.

    2. putri says:

      kalau menurut sy,,tu tergantung daerahny,,daerah saya rame looo 17-an:d

      Yup, tergantung daerahnya. Desa2 tetangga masih cukup ramai merayakan 17 Agustusan, sedangkan di desa saya hanya terdapat beberapa titik, jauh berkurang dari tahun-tahun sebelumnya.

    3. kangtatang says:

      sampurasun, kangtatang ngiring sindang ka bumina kang Ade :)
      manawi kersa nampi.

      salam
      kangtatang

      Mangga, Kang Tatang. Mangga calik di payun :D

    4. ova-achmad says:

      ya.. mungkin itu tergantung kotanya… but law di sini sich lumayan rame… he… ya,,, yang pasti.. hidup indonesia q… maju terus…:d:)>-:)>-:)>-:)>-:)>-:)>-:)>-:)>-:)>-:)>-:)>-:)>-:)>-:)>-

      Di Ngabang rame Landak ya, Va? ;;)

    5. di daerah sy 17 Agustus jg kurang rame, malahan tgl 16 Agustus nya yg rame untuk menyambut hari kemerdekaan besok harinya. hihi.. aneh euy.. :d

    6. memang benar pak terkadang ingatan kita waktu masih kanak2 kadang menyambut hut RI begitu meriah,,,,umbul2 rame, dan untuk kami di palembang ada pawai dan lomba bidar di sungai musi,,,,,sekarang jauh berbeda,,,mungkin karena negara ini terlalu banyak masalah jadinya ga terpikir lagi untuk berleha2,,,,,semoga Indonesia lebih baik lagi

      salam

      fikri

    Berikan komentar

    Anda dapat menggunakan Yahoo Emoticons dalam menulis komentar