Pendapat Saya Tentang Laskar Pelangi The Movie

blah

Yups, Film Laskar Pelangi merupakan salah satu topik yang sedang ramai dibicarakan belakangan ini. Bahkan catatan saya sebelumnya tentang film ini mendapat respon yang tak terduga dari banyak pengunjung. Sebagian besar diantaranya memuji dan meras puas dengan hasil garapan Mira dan Riri tersebut, namun ada juga yang mengemukakan beberapa “kekecewaan”.

Saya sendiri secara pribadi merasa cukup puas, walaupun ada beberapa ganjalan ringan saat membandingkan film tersebut dengan bukunya. Saya menonton film tersebut agat terlambat, yaitu tanggal 2 Oktober saat bersilaturrahmi ke keluarga Uni Silvy di Bandung. Tapi tidak apa-apa lah terlambat beberapa hari, yang penting keinginan saya untuk menonton LP bersama Uni terwujud :D

Secara umum, menurut saya Riri mampu menangkap maksud Ikal Andrea Hirata dalam buku tersebut. Yaitu menyindir secara elegan dengan mengetengahkan sebuah kenyataan di dunia pendidikan dan kesenjangan sosial di Indonesia tanpa harus memaki-maki pihak tertentu. Yang muncul justru optimisme, semangat, dan kebersamaan yang tulus. Laskar Pelangi tetap menikmati lingkungan hidup dan pendidikan mereka, bahkan di saat-saat tertentu mereka mampu menunjukkan prestasi di tengah-tengah kondisi memprihatinkan yang mereka jalani.
Beberapa hal kecil juga mampu diterjemahkan oleh Riri dengan baik. Contohnya, tidak adanya penggunaan kata “Cina” dengan nada pembeda untuk A Ling dan A Kiong.

Dari segi jalan cerita, ada beberapa ganjalan dan fantasi saya yang berbeda dengan visualisasi di filmnya. Penekanan jauhnya jarak yang harus ditempuh oleh Lintang dari rumahnya menuju sekolah agak kurang, dramatisasi “perkenalan” Si Jenius dengan buaya juga terasa kurang menggigit. Dalam bayangan saya, jauhnya jarak yang harus ditempuh membuat Lintang selalu bermandi peluh saat mengayuh sepeda. Kegalauan yang dialami Flo juga kurang tergambarkan dengan baik sehingga bagi penonton yang belum membaca bukunya mungkin agak kaget saat dibawa pada adegan Flo dicari orang-orang karena kabur dari rumah.

Ganjalan lainnya terdapat pada kemampuan akting beberapa tokoh dan dialog yang agak kaku, terutama dialog antara Ikal dan Akiong saat mengatur rencana untuk bertemu dengan A Ling. Namun hal tersebut dapat dimaklumi karena para pemeran anak-anak Laskar Pelangi memang sengaja dipilih asli anak-anak daerah yang bukan aktor profesional.
Dua aktor cilik yang saya kagumi aktingnya adalah Ferdian (Lintang) dan Verrys Yamarno (Mahar). Kalau bicara soal Alex Komang, Tora, Cut Mini, Mathias Muchus dan beberapa aktor senior lain sih, sudah ketahuan kualitas aktingnya.

Terlepas dari beberapa kekurangannya, film ini tetap menjadi salah satu diantara sedikit film Indonesia paling keren yang pernah saya tonton. Andrea benar-benar tidak salah memilih Mira dan Riri. Semoga suatu saat akan muncul lebih banyak lagi karya sastra dan film sehebat Laskar Pelangi untuk memuaskan dahaga para penggemar sastra dan film Indonesia yang merindukan karya-karya berkualitas.

Kata Kunci Pencarian: komentar tentang film laskar pelangi (9) | pendapat tentang film laskar pelangi (9) | komentar laskar pelangi (7) | pendapat tentang novel laskar pelangi (7) | TANGGAPAN TENTANG NOVEL LASKAR PELANGI (6) | pendapat tentang laskar pelangi (6) | pendapat tentang film indonesia (6) | komentar tentang buku laskar pelangi (5) | saran buku laskar pelangi (5) | saran film laskar pelangi (4) | argumentasi tentang laskar pelangi (4) | saran novel laskar pelangi (4) | pendapat laskar pelangi (4) | saran untuk novel laskar pelangi (3) | saran untuk film laskar pelangi (3) | komentar tentang novel laskar pelangi (3) | komentar filem laskar pelangi (3) | respon film laskar pelangi (3) | pendapat orang tentang novel (3) | penilaian terhadap novel laskar pelangi (3) | tanggapan novel laskar pelangi (3) | pendapat tentang film (3) | laskar pelangi (2) | pendapat orang tentang novel laskar pelangi (2) | saran laskar pelangi (2) | pendapat semua orang tentang film laskar pelangi (2) | pandangan filem laskar pelangi (2) | komentar tentang laskar pelangi (2) | opini tentang film laskar pelangi (2) | opini mengenai film laskar pelangi (2) | komentar terhadap laskar pelangi (2) | pendapat orang tentang laskar pelangi (2) | komentar novel laskar pelangi (2) | komentar dari laskar pelangi (2) | tanggapan tentang film laskar pelangi (2) | cerita filem laskar pelangi (2) | komentar tentang film indonesia (2) | komen tentang cerita laskar pelangi (2) | tokoh asli aling laskar pelangi (2) | komentar mengenai film laskar pelangi (2) | tanggapan film laskar pelangi (2) | pendapat penulis buku laskar pelangi (1) | tanggapan-tanggapan kondisi sosial novel laskar pelangi (1) | tanggapan untuk novel laskar pelangi (1) | pendapat tentang di indonesia saat ini (1) | pendapat tentang filml laskar pelangi (1) | pendapat tentang novel (1) | tanggapan positif terhadap novel laskar pelangi (1) | yang harus saya tonton (1) | tokoh asli flo laskar pelangi (1) |

{ 36 comments… read them below or add one }

Adi November 7, 2008 at 15:36

film nya TOP BGT deh…

Reply

water hitter November 10, 2008 at 15:13

filmnya bagus gak… soalnya saya belum nonton

Reply

zachra November 11, 2008 at 16:19

laskar pelangi emang ” T O P B G T” euy…

gak puas kayaknya klo cuma nonton 1x!!!

nginspirasi bgt loh…!

Reply

liizha November 18, 2008 at 20:13

waaaaaaaahhhhhh asyik,seru bgt baru kali ini

saya nonton film dengan sangat begitu

memperhatikan pendidikan yang akhir-akhir ini

jarang di perhatikan oleh orang banyak !!!!!!

pokoknya THE BEST !!!!!!!!

Reply

business stationary November 20, 2008 at 20:00

Apabila film2 sinetron di tv diganti dengan film seperti laskar pelangi sepertinya negara indonesia akan menjadi negara yg kuat, tepo seliro, ramah2, saling menghargai.

Reply

hariman November 21, 2008 at 13:28

Saya sudah nonton film tersebut. Ceritanya bagus banget mencerminkan keadaan pendidikan Indonesia yang memprihatinkan. Semoga bisa menjadi perhatian bagi pemerintah

Reply

muje December 4, 2008 at 11:04

filmnya keren bgt euy…
perjuangan banget…

so swiitttt… ;)

Reply

buku impor December 5, 2008 at 00:27

waah.. saya koq malah blum liat pilnya yaa ?? nunggu vcdnya keluar aja deh.. hehehe

Reply

Zya December 18, 2008 at 12:17

yupzzz gw pnasaran bnget ma Lintang. smpe bengong brhari-hari gw mkirin tuh makhluk jenius. tp syang bngt aq lom nonton pilmnya he2

Reply

Chloe... December 21, 2008 at 14:40

Sbener’na…
Verrys thu Tnggl d Belitung, d mnanya c?
Ad yg tw ga????

Klo ad yg tw…
Tlong Ksh tw y…
K almat Yahoo… “Jean_Choco_Bluesky
@yahoo.com”

Thx…

Reply

hamba allah March 11, 2009 at 15:40

wah,,ceritanya bangus buanged dech,,tapi kogh gak sama ya dengan buku best sellernya,,kan Lebih baguss Lagi kalau persis,,hehehe,,makLum dech..Latar n settingnya sudah buat saya kagum banged. sumpah i Lav yu.

Reply

maiiank March 21, 2009 at 18:05

q snenk bgd nonton na .

q ud bca , nonton film na . tp q pngen nonton ge ..

bgguuz bgd . bikin nangiz . ketawa , cmwa na dh ..

aplagi mahar .. duckh ngefanz bgd am dy .
log blegh mnta tntank mahhar duunnd ..

LASKAR PELANGI IS THE BEST

Reply

ditha May 4, 2009 at 12:56

hay…..
jujur aja aq blm nontn tp kyk’e c bgs jg ya waktu aq nonton iklannya di media massa indonesia

Reply

Iendha November 16, 2011 at 17:26

heemmmm aq mau dundz ketemu ama mua pemainnya

Reply

Chiechiel November 16, 2011 at 17:31

Hahaayyyy…
Film laskar pelanginya kereeennnnz bngtz..
Uka dech..

Reply

Chiechiel November 16, 2011 at 17:37

Aq pngen ktmu mha Kax Andrea’a dund..??
hehehe..

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: