Saya bukan pecandu Indonesian Idol yang selalu stand by dan duduk manis saat acara tersebut tayang di RCTI. Hanya sekali-kali saya menonton acara tersebut. Namun jika ditanya siapa peserta yang paling saya sukai, saya telah menyukai Aris dari awal audisi (saya menonton saat Aris sedang audisi).
Mudah-mudahan Januarisman Runtuwene akan tetap rendah hati jika terpilih sebagai Indonesian Idol tahun ini.
Hari ini, 16 Juli 2008 merupakan ulang tahun ke dua Dealovy. Dua tahun sudah aku dan Uni menyatukan langkah, dengan beragam transisi yang terkadang meloncat-loncat dan melangkahi beberapa anak tangga.
Selayaknya pasangan lain yang menyatukan cintanya secara sungguh-sungguh, kami juga bertekad Dealovy akan membawa kami ke pintu pernikahan yang utuh. Tekad tersebut kami terjemahkan dengan melakukan persiapan tiada henti dari segala sisi, persiapan yang akhir-akhir ini semakin menjadi karena kami telah sepakat akan merayakan ultah ke tiga Dealovy dalam status suami istri.
Sebelum 16 Juli 2009, kami harus sudah menikah.
Secara pribadi, aku semakin termantapkan dengan berjalannya perubahan-perubahan yang terjadi. Secara mendasar, Dewa dan Silvy bukanlah pasangan yang cocok secara instan. Dealovy dibangun di atas begitu banyak perbedaan dan rintangan. Namun toh kami mampu melewati, menjalani, dan memperbaikinya. Bagiku ini adalah salah satu prestasi terbesar dalam hidup, seorang Dewa telah banyak berubah setelah terkena “radiasi” Dealovy yang banyak menyimpan makna dan pelajaran tersembunyi, dan aku mengalami pergeseran menjadi manusia yang lebih baik dalam bersikap, bergaul, memandang sesuatu, dan memelihara prinsip.
Secara hakikat ini adalah kehendak-Nya. Secara syari’at ini adalah buah dari kehadiran sesosok gadis bernama Silvy Ariyanti dalam hidupku.
Terima kasih, UCha. Terima kasih karena tetap dan selalu menerima Uda apa adanya, Selamat Hari Jadi…
Catatan diatas merupakan publikasi ulang dari catatan yang saya buat di Blog Dealovy, dibuat jhusus untuk memperingati 2 tahun hubungan saya dan Uni Silvy.